Siap Siap Akhir Tahun Berburu Diskon Honda PCX Dan Yamaha N-Max

Posted on

Jakarta, Iotomagz – Skutik premium berkubikasi 150 cc tengah jadi target penduduk Indonesia. Mode yang ada dan sangat banyak dibeli customer, yakni Yamaha NMAX 155 serta Honda PCX 150.

Untuk Anda yang merencanakan beli ke-2 motor itu umumnya akhir tahun seperti saat ini adalah waktu yang pas. Karena, beberapa tenaga penjual tawarkan program potongan harga untuk menarik daya tarik customer.

Tersebut potongan harga untuk NMAX 155 serta PCX 150 yang di tawarkan oleh semasing wiraniaga Yamaha serta Honda, Senin (10/12/2018).

NMAX 155


Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing

Tenaga penjual Yamaha yang identitasnya dirahasiakan itu menuturkan, potongan harga akhir tahun untuk NMAX 155 diawali Rp 500.000 sampai juta-an rupiah.

“Jadi bergantung beli tunai atau credit. Jika tunai cuma Rp 500.000, jika credit dapat sampai Rp 3 juta potongannya,” tutur tenaga penjual itu.

Bahkan juga, jika beli credit dapat memperoleh program potong cicilan dua bulan, untuk tenor spesifik. Contoh, angsuran 23 kali jadi 21 bulan.

BACA JUGA :  Di Januari 2019, Suzuki Bakal Luncurkan Dua Varian Naked Bike SV 650 ABS dan Neo Retro SV 650X ABS

“Jadi jika ditotal diskonnya besar sekali. Sebab jika mengambil tenor 3 tahun ditambah kembali Rp 1 juta. Unitnya ikut ada, tidak inden,” katanya.

PCX 150


Berlainan dengan NMAX 155, customer yang beli skutik premium Honda mesti ikhlas antre satu sampai dua bulan. Bahkan juga, salah satunya diler Honda di Jakarta Timur belumlah memberi potongan harga pada konsumen PCX 150 itu.

“Jika potongan harga kita belumlah ada, untinya harus juga inden. Sangat cepat yang warna putih CBS itu seputar sebulan, jika yang lainnya 2 bulan,” tutur wiraniaga yang identitasnya dirahasiakan, Senin (10/12/2018).

Tenaga penjual itu menuturkan, sebab inden, customer automatis akan memperoleh unit awal tahun kedepan. Tentang harga ikut ikuti bandrol tahun kedepan.

“Pastinya ada rekonsilasi harga, serta pajak. Unitnya memang kembali tidak ada jika saat ini,” katanya.

Share article