oleh

Total Penjualan Pasar Otomotif Global Toyota Land Cruisher Mencapai Total 10 Juta Unit

Jakarta, Iotomagz – Sejak memulai debut di pasar otomotif global pada 1951, Toyota Land Cruiser dalam berbagai varian dan model telah tersebar lebih dari 10 juta unit ke seluruh dunia. Land Cruiser adalah model penjualan terlama Toyota dan merupakan bagian penting dari DNA pabrikan asal Jepang tersebut.

Seperti dilansir dari Motor1, Land Cruiser memulai debutnya pada tahun 1951 sebagai kendaraan operasional Cadangan Polisi Nasional Jepang yang difokuskan untuk mengatasi medan sulit.

Awalnya hanya menggunakan mesin sederhana, namun dalam perkembangnnya Toyota kemudian memperbaiki konsep Land Cruiser untuk diekspor ke Korea.

Seiring perkembangannya, Land Cruiser kemudian berhasil menggeser Jeep Amerika Mitsubishi yang dibuat untuk pasukan militer Jepang saat itu.

BACA JUGA :  Fitur Baru dan kekinian dari Kabin Ganda Ford Ranger

Setelah itu Toyota kemudian mengeluarkan Land Cruiser generasi kedua, yang dikenal sebagai 20 Series. Mobil SUV ini diperbarui agar lebih nyaman untuk dugunakan masyarakat sipil atau pelanggan non-militer.

Berkat penerimaan yang kuat selama uji coba militer Amerika pada tahun 1957, Toyota cukup percaya diri untuk mengekspor Land Cruiser ke pasar negara-negara berkembang.

Dalam kebanyakan kasus, Land Cruiser adalah Toyota pertama yang memasuki negara-negara baru ini dan mewakili sekitar 38,2 persen ekspor Kendaraan Jepang pada tahun 1957.

Seiring berjalannya waktu Toyota telah membuat lebih dari 14 variasi model Land Cruiser selama 68 tahun produksi berjalan.

Saat ini Land Cruiser memang tidak lagi hanya diciptakan untuk kemampuan off-road menantang, tapi juga sebagai SUV besar yang fokus pada kenyamanan dan kemewahan. Meski demikian, DNA Toyota Land Cruiser sebagai mobil penakluk segala medan masih melekat.

BACA JUGA :  Siap Siap, Akhir Tahun Ada Diskon Isuzu

Di Indonesia sendiri Toyota Land Cruiser masih menjadi pilihan kebanyakan kaum elit. Mulai dari pengusaha hingga pejabat-pejabat negara. Ya, mobil yang dibanderol mulai Rp2,1 miliar hingga Rp2,3 ini juga kerap ditemukan sebagai mobil dinas kepala daerah atau jajaran pimpinan DPRD.