oleh

Motor Listrik Supersport Kymco Dapat Taklukkan Kawasaki Ninja H2

-Motor, Review-26 views

Jakarta, iotomagz.com – Kymco, pabrikan asal Taiwan, diketahui produk andalannya skuter tapi akan lakukan lompatan dengan berinvestasi dalam pengisian infrastruktur serta meningkatkan motor listrik. Dalam presentasi Allen Ko CEO Kymco, disebutkan jika fasilitas kendaraan generasi selanjutnya juga bakal jadi motor listrik (EV) akan tetapi mempunyai perasaan resistensi dalam kehilangan nada yang akrab di telinga. Walau sebenarnya dunia supersport, nada jadi nilai lebih kegarangan motor. Saat yang sama, perasaan kenikmatan dari perpindahan gigi ialah untuk lengkapi seni mengendarai.

Performnya ialah rasakan tanggapan throttle seperti yang diinginkan. Excite ialah keyakinan diri serta melebihi batas. Serta perjalanan yang mengagumkan ialah yang menggairahkan perasaan pengendara di tiap-tiap keadaan.

Hingga Kymco mengenalkan motor Supersport listrik super NEX yang diumumkan mempunyai gearbox 6-kecepatan serta akan sampai 0-200 km. /jam cuma dalam 7,5 detik bertambah cepat dari Ninja H2 yang mencapainya dalam 7,9. Sedang untuk mencapai 0-250 km. /jam cuma 10,9 detik. Mode ini belumlah berbentuk mesin komersial. Akan tetapi, pada mode prototipe ini masih tetap belumlah ada nada mesin mengaung.

BACA JUGA :  Pabrikan Sepeda United Bike Pasarkan Motor Listrik di IEMS 2019, Harga Mulai Rp 6 Jutaan

Masalah design, Super Nex ada futuristik menyatukan daytime running light dengan lampu LED 2 mata. Walau detailnya tidak diumumkan benar-benar, LED winkers atau sein dipasang di spion, serta lampu rem terpisah kiri serta kanan berbentuk LED. Motor ini begitu ramping serta mudah. Motor mempunyai gearbox ke-6, hingga perasaan naik motor supersport masih tetap rasanya. Apa baterei per tangki?

Kymco akan measang FEP (kapasitas keterkaitan penuh), kontrol traksi, kontrol roda, serta kontrol wheelie. “Motor akustik aktif” Kymco yang unik ialah tingkatkan perasaan menyatu pada pengendara serta mesin dengan nada yang digerakkan oleh motor listrik yang bertambah sama dengan jumlahnya putaran.

Tempat berkendara super sport prima. Sebab lengan ayun tidaklah terlalu panjang serta kelihatannya tidak menguasai berat ke depan, bertambah fokus pada bagian harian dibanding balap. Cowl mempunyai susunan multilayer. Nampaknya jadi motor berpendingin air sebab mempunyai radiator, tapi nampaknya tidak ada dalam jalinan tempat yang menarik hawa panas.

BACA JUGA :  Ini Penyebab Alasan Porsche dan Volkswagen Menarik 227 Ribu Mobilnya

Panel meteran ialah TFT penuh, monitor navi ikut bisa saja. Adopsi entri tiada kunci. Sakelar unik warnanya biru, visibilitas terlihat baik bahkan juga pada malam hari. Kopling ialah masih tetap memakai kabel type kawat. Nampaknya baterei akan muat dalam tempat di tangki bahan bakar, serta di belakangnya ada lubang pengisian serta pembukaan.