oleh

Modifikasi motor matic ala film Batman

Jombang – iotomagz.com – Mohamad John Aris Joenaidi, 33, masyarakat Desa Badang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, sukses menyulap motor Yamaha Mio tahun 2008 kepunyaannya jadi laiknya batpod atau kendaraan punya ciri-ciri film superhero Batman. Bahkan juga bermodalkan yang minim.

Tim Iotomagz tempo hari bertandang ke jombang untuk lihat langsung motor yang unik ini. Memiliki bentuk unik, begitu rendah dengan setang lurus menyamping. Rangka depan menyatu dengan body belakang motor.

Bila motor umumnya puna jok untuk dipakai satu sampai sebagian orang, janganlah mengharap untuk dapat nikmati berdua di motor ini. Cuma ada satu tempat duduk, itupun dapat dikerjakan dengan tempat rebahan mengarah depan. Motor berwarna biru serta cat hitam metalik ini tampak selintas seperti Batpod, motor yang dipakai Batman waktu berlaga di film.

Sesudah dianalisa, motor itu sebetulnya ialah motor matic merk yamaha mio 2008. M John Aris Joenaidi ialah pemiliknya, bersama dengan empat kawan lainnya yang sudah mengubah keseluruhan motor usang, supaya lebih trendy.

BACA JUGA :  Ford Ecosport 2019 Tampil Lebih Modif & Keren

Untuk rangka motor, dia ganti dengan kerangka besi yang lebih panjang. Sedang body kendaraan, manfaatkan beberapa bahan seadanya yang dibelinya di toko material bangunan seperti plat besi memiliki ukuran 0,5 milimeter, plastik, dan alumunium, serta busa spon.

“Mulai dari rangka kendaraan sampai body motor semua rombak keseluruhan memang, yang bukan sekedar sisi mesin kendaraan serta ban motor, dan shock breaker sisi depan,” katanya pada Tim Iotomagz.

Walau berbahan yang didapatkan seadanya, Jhon sukses membuat motor yang begitu sama dengan Batpod di film. Dia mengakui proses modifikasi yang dikerjakan di inspirasi dari budaya cosplay. Bahkan juga dia miliki nama sendiri untuk motor kesayangannya ini. “Saya namakan matic cyber, tetapi banyak orang katakan ini motor batman,” tutur Jhon serius.

BACA JUGA :  SPBU BP AKR kolaborasi dengan IBCC, Sukses bangun Jembatan, Renovasi rumah dan Bakti sosial di Desa Tanjung Anom

Untuk proses pembuatan, bapak dua anak ini mengakui cukuplah panjang. Dari bentuk asal sampai sekarang, dia mengakui sudah habiskan waktu sampai dua bulan. Penyelesaiannya juga betul-betul dikerjakan teknisi bengkel rumahan, serta bukan profesional.

“Kalau mulainya semenjak februari lantas, dibuat di bengkel rekan pula sich. Jadi kita gabungin, ada yang sisi gerinda besi, ada yang nempelin body. Kalu saya sisi design casing body,” kata pria yang keseharian kerja menjadi desainer grafis ini.

Pekerjaan yang dikerjakan gotong royong dengan sama-sama rekan sendiri, dia anggap cukuplah murah dengan beban cost yang dikatakan. Cukuplah keluarkan kocek Rp 3 juta untuk cost pembelian bahan modifikasi.

“Tapi jika memang benar ada yang pesan, ya mungkin sediakan uang Rp 10 juta, sebab yang mahal kan tenaga serta kreatifitas idenya,” pungkas Jhon.