Kurang Laku di Indonesia, General Motors Pindah ke Cina

Diposting pada

Jakarta, iotomagz – General Motors sudah menyatakan niatnya untuk hengkang dari Indonesia pada April 2020. Suling mendapatkan keuntungan menjadi alasan pabrikan asal Amerika Serikat ini untuk menyudahi petualangannya di bisnis otomotif di Tanah Air.

Di Cina, General Motors malah mencatat pencapaian menggembirakan. Salah satu brand yang berada di bawah naungan General Motors, yakni Cadillac, diklaim telah terjual lebih dari 1 juta unit. Pencapaian ini menyamai tiga rival dari Eropa yang berada di segmen premium yakni Audi, BMW, dan Mercedes-Benz.

SAIC-GM, perusahaan patungan General Motors dengan SAIC di Cina, yang memproduksi model Cadillac secara lokal, membuat pengumuman ketika meluncurkan sedan CT5 berukuran sedang pada hari Minggu, 27 Oktober 2019, di Beijing.

Sedan berpenggerak roda belakang dengan banyak fitur terbaru Cadillac akan mulai dikirimkan akhir tahun ini, menurut pernyataan perusahaan seperti dilansir China Daily, Selasa, 29 Oktober 2019.

“Selama 16 tahun, Cadillac telah berkomitmen untuk membawa pengalaman baru ke pasar mobil mewah di Cina,” kata Wang Yongqing, presiden SAIC-GM, yang memperkenalkan merek itu ke Cina pada tahun 2003.

Tahun lalu, SAIC-GM menjual lebih dari 200.000 Cadillac di Cina, yang telah menjadi pasar terbesar selama dua tahun berturut-turut, diikuti oleh Amerika Serikat.

BACA JUGA :  Porsche Macan Terbaru Akan Rilis Di Singapore

Dalam tiga kuartal pertama tahun ini, penjualannya mencapai 164.048, naik 0,8 persen Year on Year, meskipun ada penurunan 11,7 persen di pasar mobil penumpang secara keseluruhan di negara itu.

Dia mengatakan perusahaan patungan itu telah menginvestasikan lebih dari 30 miliar yuan (US$ 4,24 miliar) dalam produksi dan fasilitas penelitian dan pengembangan Cadillac. Ini juga telah membangun jaringan penjualan lebih dari 300 dealer di seluruh negeri.

“Formasi kami telah berkembang dengan kecepatan cepat dan stabil, menjadi populer di antara mereka yang memiliki hasrat untuk hidup,” kata Wang.

General Motors memastikan bahwa CT4 akan tersedia di Cina awal tahun depan, bergabung dengan CT5 dan CT6 di keluarga sedan Cadillac dan XT4, XT5, XT6 dan Escalade dalam keluarga SUV-nya.