Penjualan Jaguar Melemah, Jaguar Siapkan Varian Terbaru

Diposting pada

Jakarta, Iotomagz – Menanggapi penjualan mode Jaguar XE serta XF yang melambat di Inggris Raya, Jaguar merencanakan meluncurkan mobil paling baru menjadi alternatif dua mode itu.

Dilansir dari Carbuzz, Selasa, 12 Februari 2019, Jaguar tengah mengevaluasi gagasan untuk ganti XE serta XF dengan mode tunggal. Tidak seperti yang dikerjakan Lexus pada ES terbarunya, yang naik ke fragmen pasar tambah tinggi untuk menukar GS, Jaguar akan menukar dua mode itu dengan sedan yang seutuhnya bertenaga listrik.

Pembuat mobil Inggris itu diinginkan untuk menukar XJ sekarang ini dengan sedan elegan ukuran penuh yang serba listrik. Serta kelihatannya akan kerja pada penerus bertenaga baterei untuk posisi mobil sport F-Type.

Walau demikian, kendaraan mode baru ini diperkirakan bisa menjadi pemain volume yang semakin besar untuk Jaguar, serta mainkan peranan yang semakin besar dalam menolong perusahaan penuhi mandat pemerintah untuk kurangi emisi karbon di semua deretan produknya.

BACA JUGA :  Renault Triber Siap Mengaspal di Indonesia dengan Fitur Lengkap

Yang menggerakkan pergantian Jaguar, pentingnya penjualan yang kurang sukses pada fragmen sedan kompak serta ukuran menengah. Dari 122.626 kendaraan yang di jual Jaguar Land Rover di Amerika Serikat tahun kemarin, merk Jaguar cuma memberi 30.483 unit, kurang dari sepertiga penjualan Land Rover.

Dari merk XE cuma memberi 4.704 unit, serta XF 2.308 unit, serta jika dijumlahkan cuma 7.012 unit atau kurang dari 17,5 % dari penjualan kombinasi group.

Menjadi perbandingan, Jaguar jual 19.624 crossover, sejumlah besar salah satunya ialah mode E-Pace serta F-Pace dengan I-Pace cuma ambil tenaga.