oleh

Tips aman berkendara di musim layang-layang

Jakarta, iotoMagz.com beberapa waktu lalau beredar berita di Kota Solo, seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terjerat benang layang layang di lehernya. Kabarnya korban adalah seorang teknisi/montir di sebuah bengkel dan sedang menjajal sepeda motor yang di kerjakannya.

Menjelang masuk musim kemarau seperti ini, banyak anak-anak bahkan orang dewasa yang memanfaatkan waktu senggangnya dengan main layang-layang disore hari. Benang layang-layang yang tajam yang biasa di sebut benang gelasan sering mencederai pengguna jalan raya terutama sepedah motor. Bahkan ada pemotor yang sampai tewas seperti yang terjadi di Solo.

Menurut Senior Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) kasus seperti ini sudah sering terjadi. Dengan banyaknya orang yang bermain layang-layang di sekitar perumahan yang  membahayakan pengendara motor. Sony Susmana juga memberikan tips-tips untuk mengantisipasi pengendara motor terjerat benang layangan.

Selalu waspada

Jangan merasa aman saat berkendara. Mata harus tetap fokus pada jalanan dan potensi-potensi bahaya di sekitar. Gak Cuma objek besar tapi obyek yang kecil dan hampir gak terlihat dapat membunuh seperti benang.

Gunakan alat keselamatan berkendara

Meski dijalan yang cukup sepi sekalipun, kita wajib menggunakan alat keselamatan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti helm full face, yang menutupi muka dan juga sebagian dari pada leher.

Gunakan Jaket

Penggunaan jaket riding yang tebal yang memiliki penutup sampai ke leher, sehingga tidak ada celah antara jaket dan helm.

Kurangi kecepatan motor

ketika melewati jalan yang banyak anak-anak bermain layangan, seperti di jalan perumahan, jalan dipinggir lapangan dll. sebaiknya para penendara motor menjaga kecepatan kendaraannya agar tidak terjadi kecelakaan.

Selama peralatan dipakai dengan baik dan benar, segala bahaya dan berbagai resiko dapat dihindari, ujar sony.