oleh

Mengenal Perbedaan Motocross, Enduro dan Dual Purpose Dalam Dunia Motor Trail

Dual Purpose

Klasifikasi ketiga adalah motor dual purpose. Motor ini merupakan klasifikasi motor yang bisa digunakan dalam dua habitat, oleh karena itu motor ini dijuluki sebagai motor dual purpose dimana bisa dipakai di jalan raya atau bisa dibilang bahwa motor ini street legal dan juga bisa digunakan untuk kebutuhan off road. Motor ini sangat diminati oleh pecinta off road khususnya di Indonesia, karena selain bisa digunakan untuk harian, motor ini juga bisa memenuhi kebutuhan hobi para pecinta off roader di Indonesia dan juga harga yang ekonomis. Motor ini tidak memiliki torsi atau akselerasi sebesar motocross dan endure, karena memang habitatnya yang dipakai untuk jalanan dan trabas dan memberikan kenyamanan untuk pengendaranya, sehingga dengan tenaga motor yang tidak terlalu besar pengendara akan merasa nyaman untuk mengendarainya. Namun, motor ini bisa memiliki tenaga yang lebih bila pemilik mengupgrade mesin atau biasa kita dengar dengan bore up agar tenaga mesin lebih jambak dan nampol saat melibas track hutan atau circuit. Motor ini juga memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dan irit bila dibandingkan dengan motocross atau motor enduro, karena motor ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan off road namun juga kebutuhan harian yang membutuhkan efisiensi bensin yang lebih irit dibandingkan motocross dan enduro yang benar – benar digunakan untuk track berat dan membutuhkan tenaga mesin dan konsumsi bahan bakar yang lebih dibandingkan dengan motor dual purpose yang juga digunakan sebagai motor harian. Tingkat redama shockbreaker dari motor ini juga diukur sesuai dengan kebutuhan dan standarisasi motor dual purpose yang tidak terlalu membutuhkan rebound dan kompresi yang terlalu empuk atau keras, sehingga motor ini masih nyaman untuk digunakan on road maupun off road. Selain itu, motor ini juga dilengkapi dengan berbagai indikator jalanan, seperti lampu sein, headlamp¸ brake lamp, spion, dan juga motor ini memiliki surat – surat dan plat nomor, sehinga motor ini merupakan motor street legal, sedangkan motocross dan enduro karena tergolong dalam motor Special Engine, sehingga kedua motor tersebut tidak mendapatkan surat – surat dan plat nomor. Contoh dari motor ini adalah Kawasaki KLX 250, Yamaha WR 155, Honda CRF 150 L.

BACA JUGA :  Suzuki Melanjutkan Program Kegiatan Free Service Check Up Campaign Untuk Peduli Bencana Gempa dan Tsunami Palu

Article by : Hosea Biwiga Manggar Asmoro
Judul : Mengenal Perbedaan Motocross, Enduro dan Dual Purpose Dalam Dunia Motor Trail