oleh

Mengegnal Sejarah dan Ciri khas Motor Mesin 2-tak dan 4-tak

iotoMagz.com – Seperti yang kita ketahui motor mesin 2-tak membutuhkan 2 langkah dalam satu siklus pembakaran, sehingga banyak diminati karena cara kerja mesin yang sederhana. Akan tetapi seiring berjalannya waktu pengguna motor mesin 2-tak menurun, dan beralih ke motor mesin 4-tak. Maka dari itu, yuk kita berkenalan dengan sejarah mesin 2-tak. Penemu mesin 2-tak ialah Sir Dugald Clerk, yang dimana ia kelahiran Glasgow, Skotlandia pada tahun 1854. Pada tahun 1881, Sir Dugald Clerk menciptakan sebuah mesin 2-tak yang mana dibuat lebih sederhana dibandingkan mesin bakar Otto. Di Indonesia motor mesin 2-tak mulai dikenal sejak keluarnya RX King milik Yamaha pada tahun 80-an.

Mungkin masih banyak orang yang bertanya-tanya, kenapa motor mesin 2-tak mengeluarkan asap dari knalpotnya? Mesin 2-tak membutuhkan oli samping di dalam ruang mesin. Jadi pembakaran oli samping itu adalah penyebab dimana motor mesin 2-tak mengeluarkan asap dari bagian knalpot. Dari hal ini kita tahu bahwa motor mesin 2-tak membutuhkan oli samping, sedangkan motor mesin 4-tak tidak. Motor mesin 2-tak membutuhkan oli samping karena berfungsi sebagai pelumas di dalam ruang mesin seperti piston, ring piston, kruk as, dan bearing kruk as. Oli samping yang masuk ke dalam ruang mesin dan terjadi pembakaran pasti akan menghasilkan asap yang dikeluarkan melalui lubang pembuangan dan juga knalpot.

Kenapa motor mesin 2-tak selain mengeluarkan asap dari knalpot juga menghasilkan suara yang sangat berisik? Karena dari cara kerja knalpot motor 2-tak sendiri dipasang standar free flow. Dimana memiliki tujuan supaya udara sisa pembakaran dapat langsung dikeluarkan tanpa harus disaring lagi dan dapat membuat motor lebih responsif.

BACA JUGA :  Joan Mir Juara MotoGP 2020 dengan rekor baru

Motor 2-tak juga memiliki kekurangan yang mungkin masih ada beberapa orang yang belum mengetahuinya, antara lain:

  1. Membutuhkan bensin yang lebih banyak, sesuai ciri khas nya.
  2. Seperti ciri khas nya motor 2-tak membutuhkan oli tambahan.
  3. Motor menjadi cepat panas (overheat).

Masih banyak orang yang ingin membeli motor 2-tak baru maupun bekas. Oleh karena itu, disamping memiliki kekurangan motor 2-tak juga memiliki beberapa kelebihan yang menjadi alasan motor 2-tak masih dicari sampe saat ini, yaitu:

  1. Tenaga motor yang sudah tidak diragukan lagi.
  2. Perawatan mesin yang tidak rumit atau sulit
  3. Konstruksi mesin 2-tak juga lebih simple.

Seiring perkembangan zaman yang semakin modern dan canggih, banyak orang berlomba untuk mempunyai barang keluaran terbaru atau yang sedang trend. Tidak terlepas dari otomotif terutama tentang mesin. Berawal dari mesin 2-tak, Nicolaus August Otto yang lahir pada tanggal 14 Juni 1832 dari Holzhausen, German menemukan mesin yang lebih efisien dari mesin 2-tak pada tahun 1876 yaitu mesin pembakaran internal empat langkah pertama yang disebut “Mesin Cahaya Otto” atau yang sering kita sebut mesin 4-tak.

BACA JUGA :  BMW Bakal Meluncurkan BMW Seri 3 di GIIAS 2019

Selama setahun sejak Nicolaus Otto menciptakan mesin 4-tak, sudah dapat terjual sebanyak 30.000 mesin. Jika diliat dari cara kerja mesin, tentu mesin 2-tak berbeda dengan mesin 4-tak. Yang dimana mesin 4-tak sudah tidak mengeluarkan asap dan tidak menghasilkan suara yang berisik. Apabila dalam motor mesin 4-tak mengalami masalah seperti mengeluarkan asap dari knalpot, sudah dipastikan adanya masalah yang berasal dari mesin itu sendiri. Salah satu kemungkinannya adalah karena faktor busi yang kotor. Busi yang kotor akan menyebabkan oli naik ke permukaan busi sehingga pembakaran di ruang mesin tidak sempurna. Faktor lain yang bisa menyebabkan motor 4-tak berasap yaitu adanya oli yang ikut terbakar dalam ruang bakar. Bisa juga karena saringan filter udara yang kotor dapat menyebabkan kerak di ruang bakar sehingga pembakaran menjadi tidak sempurna. Mesin 4-tak bisa kita temukan pada motor, mobil, truk, kapal, ataupun pesawat.