by

Lamborghini Miura S Muncul Dalam Acara Launching Lamborghini Aventador SVJ di Jakarta

Jakarta, Iotomagz – Lamborghini Miura S bermesin 4.000cc 12 silinder yang disebut hanya satu unit di Asia Tenggara nyatanya berada di Jakarta, yaitu pada peluncuran Lamborghini Aventador SVJ di Pacific Place, pada 5-7 April 2019.

Pemilik Miura S keluaran tahun 1971 itu, Yuswo Tirto Widjojo, atau akrab dipanggil Boetje begitu senang mempunyai kendaraan yang sempat menang dalam arena Concours d’Elegance di Inggris pada tahun kemarin. Mode itu telah direstorasi keseluruhan oleh divisi Polo Storico dari Lamborghini supaya tampak seperti baru.

Dia bercerita jika tidak gampang untuk ikuti pekerjaan Concours d’Elegance di Inggris, sebab panitia begitu cermat pada kendaraan yang akan ikuti kontes itu.

“Panitia begitu cermat dengan penelusuran satu mobil, bila nomer sasis serta nomer mesin telah oke, baru dapat diizinkan ikuti arena itu serta penelusuran mesti lewat data dari pabrikan kendaraan tersebut,” tutur kolektor mobil classic itu pada mass media di Jakarta, Jumat (5/4) siang.

Dia pula akui begitu menyukai kendaraan itu sebab desainnya yang spesial.

“Miura S mempunyai design yang begitu paling depan juga begitu spesial buat saya, yang lainnya jadi tampak lebih kuno bila dipertemukan dengan Miura S ini,” imbuhnya.

Lelaki pengagum Lamborghini itu bercerita, jika Lamborghini jadi populer karena dobrakan Miura S pada 1967 di Geneva Motor Show.

“Pada tahun 1967 kendaraan ini dibawa ke Geneva Motorshow. Di pameran itu kendaraan sebetulnya cuma untuk bikin sensasi pengunjung disana. Tetapi tidak diduga beberapa orang mengantri untuk beli serta membawa cek blanko untuk kendaraan ini,” katanya.

Awalannya kendaraan itu cuma di produksi 10 unit saja, tetapi jumlahnya keinginan membuat Lamborghini meningkatkan jadi 100 unit. Keinginan yang masih tetap banyak yang datang memaksa Ferruccio Lamborghini menghasilkan sampai 762 unit.

Author : Dj. Poetra

Gravatar Image
Seorang yang masih belajar dalam hidup, Pengalaman adalah guru terbaik, karena guru terbaik belum tentu berpengalaman.