Lamborghini Terbaru Akan Pakai Mesin Hybrid?

Diposting pada

iotomagz.com – Lamborghini sekarang ini tengah dalam step mempersiapkan supercar baru menjadi penerus dari Lamborghini Aventador. Berita – beritanya nih, supercar itu akan memakai mesin hybrid berkonfigurasi V12, menjadi sisi visi manufaktur masalah elektrifikasi. Dikutip dari Autocar, mobil baru Lamborghini pada 2020, diantaranya Urus PHEV. Tengah mode lainnya kemungkinan penerus Aventador dengan mesin hybrid V12 ini.

Maurizio Reggiani sebagai Chief Technical Officer Lamborghini, sempat memberikan bocoran masalah produk baru 2020 waktu peluncuran Aventador SVJ awal tahun ini. Menurut dia, hybrid telah jadi kewajiban, bukan kembali pilihan. Reggiani ikut mengaku, skema hybrid akan meningkatkan berat, sangat mudah seputar 150 – 200 kg. Itu jadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikanLamborghin. Walau dengan usaha memotong berat, Lamborghini baru masih lebih berat dari mulanya.

“Saya tetap berkata, lebih pilih berat menyusut 10 kg daripada makin bertambah daya 1 ponsel. Bahkan juga bila rasio tenaga serta berat akan masih sama,” tutur Reggiani pada Autocar. “Namun saat saya pikirkan mobil baru akan lebih berat. Apakah jalan keluarnya? Kami belumlah tahu. Improvisasi pasti berlangsung selanjutnya,” imbuhnya.

Pertimbangan berat berlebihan, pasti jadi pikiran Lamborghini. Terutamanya masalah pecahkan rekor kecepatan di Nürburgring Nordschleife. Masalahnya Aventador SVJ baru saja menuliskan nama di puncak mobil paling cepat disana. Walau nampaknya rekor belumlah dipecahkan dalam tempo dekat, kecemasan Lambo masih ada.

BACA JUGA :  Bugatti La Voiture Noire Memenangkan Penghargaan Dalam Pameran Concorso d'Eleganza

Sesaat Reggiani miliki inspirasi supaya Lambo menggunakan skema hybrid terpisah. Dibagian suspensi roda depan, ada motor listrik yang akan mengalirkan tenaga ke roda. Tidak seperti beberapa pabrikan yang berpedoman skema motor listrik yang berada di transmisi serta baru dialirkan ke roda. “Itu ide terunggul menurut saya pribadi, untuk memberikan kendali serta manajemen pada sasis. Dengan itu ikut, akan gampang mendapatkan torque vectoring penuh di muka, menangani kekurangan di bidang berat dengan kelincahan lebih,” katanya.

Mesin V12 alami dengan skema hybrid, dipandang jadikan Aventador intimidasi di fragmennya. Ditambah lagi umumnya pesaing, lebih pilih menggunakan turbo serta turunkan kemampuan mesin. Buat Reggiani serta Lambo, turbo turunkan kandungan emosi berkendara. Belumlah diyakinkan nama untuk penerus Aventador bermesin hybrid ini kelak, tetapi yang tentu tidak jauh dari arti yang terkait dengan banteng, sama dengan model-model yang lain.